na na na na
  • 14

    Feb

    Setelah luluspun tetap galau...

    Setelah lulus kuliah, mungkin akan ada salah satu teman yang memutuskan untuk menikah dengan segera setelah wisuda diselenggarakan. Hal ini normal bagi mereka yang mungkin sudah pacaran lama, atau calon pacar sudah mapan, atau mungkin juga sudah dijodohkan sama orang tua, atau sudah ada yang mengajak taarufan. Bagi cewek, menikah adalah hal yang mungkin bisa sambil jalan, karna bagi cewek menikah tentu ga seperti cowok yang kemudian harus berfikir tentang menghidupi pasangan. Ya berfikir tanggung jawab, hanya saja tak seberat laki-laki tentunya. Tapi tentu ga semua cewek ingin menikah sesegera mungkin setelah kata lulus dan ijazah didapat. Mungkin masih ingin memiliki karier, mungkin masih belum kepikiran, belum direstui orang tua, pacar belum siap, mungkin masih kekanak-kanakan, atau kem
    Read More
  • 7

    Jan

    Filosofi Kabut

    Dalam dekapan subuh aku tergesa-gesa untuk sholat dan kemudian mandi. Hari itu hari pertama menjadi seorang tester di lembaga tes psikologi, sesuatu yang pertama pasti selalu membuat diri menjadi eksaited. Diluar perkiraan, terjadi gangguan dalam jadwal mandi karena menyesuaikan dengan tetangga-tetangga kos yang lain, alhasil dalam 20 menit aku harus mandi, dandan, pake jilbab dan persiapan barang-barang untuk pergi ke sebuah sekolah. Aku kira ini rekor terbaikku. Bisa persiapan hanya dalam 20 menit.   Masih dalam dekapan dingin subuh dan rintikan air hujan yang turun dengan manja, aku langsung meluncur ke kantor dan bersiap untuk segera ke sekolah tujuan, di Ponorogo. Tepat pukul 06.00 WIB kami berangkat. Matahari sudah mulai memperlihatkan ronanya, walau kabut masih dimana-man
    Read More
  • 7

    Jan

    Ayah dan Tahun Baru

    Setelah berkali-kali merencanakan untuk bisa pergi sekeluarga ketempat wisata dan gagal, maka malam ini akhirnya kakak memutuskan untuk ke parangtritis. Rencana tahun baru itu menjadi acara dadakan yang malah terealisasi. Sepasang kakak bersama keponakan tercinta ditambah ortu tercinta ditambah lagi dengan aku dan saudara perempuanku ditambah lagi dengan keempat adik kemenakan dari kakak in law membuat jumlah peserta acara tahun baru menjadi cukup banyak. Bukan cukup lagi, tapi memang sangat banyak dan diluar kapasistas mobil. Yang harusnya hanya 8 orang menjadi 11 orang. Daripada harus rental, lebih baik berjubel dalam mobil. Walau over muatan, tapi canda tawa masih mengiringi perjalanan kami malam itu. Jika biasanya malam tahun baru bahagia karena bisa menyaksikan keriuhannya bersa
    Read More
  • 8

    Sep

    Biarkanlah Jiwamu memilih Jalannya

    Kuliah kerja magang memang menjadi suatu kegiatan yang cukup ditunggu-tunggu seperti halnya KKN. Entah kenapa kegiatan belajar diluar selalu lebih menyenangkan bagiku. Sejak awal magang aku sudah bertekad untuk magang di kantor lelang. Alasannya simpel, karena katanya di kantor lelang penuh dengan konspirasi dan katanya juga banyak orang-orang sipitnya. Kata-kata ini belum teruji validitasnya, realibilitasnya juga entah gimana. Tapi dua alasan ini cukup membuatku tak melirik tempat lain. Alhasil hari itu aku mengajak dua kawanku yang lain untuk mencari tahu apakah boleh magang di kantor lelang tersebut. Kami belum membawa surat magang, karena niat kami ingin menanyakan secara lisan dulu, kalau boleh barulah buat surat, karena ngurus surat itu sulit, kalau udah buat tapi ga diterimakan sed
    Read More
  • 8

    Sep

    SKRIPSIKU, KARYAKU

    Setelah skripsi selesai (akhirnya yah), ga ada cukup alasan untuk buka lepi setiap harinya. Bahkan, terasa sedikit bosen untuk memandangi layar leptop kecilku ini. Ketika di kos, dia hanya teronggok dialmari dan ketika pulang juga hanya di bawa demi keamanan. Drama koreapun tak cukup memotivasi diri untuk kemudian bercengkrama dengan lepi tercinta. Hingga akhirnya aku stalking blog sendiri (hehe) dan memutuskan untuk mengembalikan fungsinya. Apa? ya tentu sebagai diary online yang merekam kehidupan. Kali ini pengen cerita tentang pernak-pernik skripsi, mulai dari perjuangannya, kisah konyolnya, budaya skripsi, sampai konflik dengan dosen juga. apa ada? ya ada. Pertama, Perjuangan skripsi itu gampang-gampang susah, tapi disitulah kita makin dekat dengan Pencipta kita. Dosen tentu juga manu
    Read More
  • 8

    Sep

    Skripsi, Permainan Emosi

              Bagi mahasiswa semester akhir, skripsi bisa dibilang mata kuliah yang paling bikin gregetan. Bahkan banyak banget meme yang menggambarkan bahwa skripsi itu cukup menyita waktu, pikiran dan lebih banyak mempermainkan emosi. hehe. Setidaknya itu yang aku simpulnya selama aku menyelesaikan skripsiku. Menunggu dosen, itu kerja harian mahasiswa semester akhir. Setelah lelah menunggu tanpa adanya pasokan energi, melihat dosen yang ditunggu telah datang, ibarat melihat oase di tengah padang pasir. Terkadang ingin rasanya mutung untuk menunggu dan cari makan minum, tapi lebih seringnya ketika kita pergi saat itulah dosen dateng. Otomatis menunggu dari awal sampai akhir adalah keharusan demi tidak tlisipan dengan dosen tercinta.   &n
    Read More
  • 19

    Feb

    Mie Goreng Banjir

    Kegiatan skribsi akan menjadi sebuah kegiatan yang membuang-buang waktu bahkan wacana, ketika godaan salah fokusnya banyak. Misal : Handphone tidak di silent, snack kiloan 2 kg, estehnya 1 gelas 2 plastik, dan bantal guling yang tertata rapi diatas kasur yang empuk. Tidak empuk gapapa sih, yang penting diatas kasur atau sofa atau boneka teddy bear brownie yang lebih besar dari badanku. Hem… Dengan kegiatan buang waktu seperti itu, ketika deadline ketemu dosen sudah didepan mata, maka yang terjadi sehari sebelumnya adalah, tidur 3 jam, ga mandi, rambut berantakan karena bolak balik diikat tanpa sisiran, ga makan karena beli makan itu dianggap menghabiskan waktu, dan kondisi tempat kerja jadi kaya kapal pecah. Siapa yang tidak miris kalau melihat kondisi seperti itu. Bapakku misalnya,
    Read More
  • 1

    Feb

    Plin Plan Akut

    Di semester akhir, momen pulang bareng sama temen adalah suatu hal yang sulit untuk diwujudkan. Entah karena memang agenda yang sudah beda, atau memang kami sudah mulai mencari dunia yang sesuai dengan tujuan di dada. Sore itu, aku pulang bareng sama kawan nggembel di semester awal dulu, disepanjang perjalanan menuju tempat parkiran, aku memecah sunyi perjalanan kami dengan berkata “Satu hal yang aku takutkan saat aku memulai sebuah rencana/proker dengan orang lain adalah, aku akan berhenti di tengah jalan, karena pikiran yang sudah tidak sejalan”. Aku mengucapkan hal itu dengan santai dan mengakhirinya dengan menghela napas dalam-dalam. Aku mengatakan ini kepadanya, karena kami sedang dalam proyek bersama. Proyek ini akan mengikatku dalam satu bulan. Ada jadwal dan skedul ker
    Read More
  • 5

    Nov

    Siswa, Seorang Makhluk yang Selalu Dirindu Gurunya

    PPL, adalah suatu singkatan yang sangat akrab di telinga mahasiswa FKIP (Keguruan). Sebelum menjalani hari-hari PPL, alias masih semester muda (Sebelum semester 7), PPL adalah suatu agenda kampus yang mungkin cukup menyimpan teka-teki dan sedikit membuat hati berdebar. Seorang yang entah itu ikhlas atau tidak untuk kuliah di FKIP, harus mengajar didepan kelas, harus mulai menurunkan egonya karena dihadapkan dengan lingkungan guru yang mayoritas beda pemikiran dengan mahasiswa, menurunkan egonya karena harus berurusan dengan anak-anak penerus bangsa.             Aku adalah calon guru akuntansi. Mata pelajaran yang mungkin bukan mata pelajaran favorit bagi siswa. Bahkan ada kecenderungan untuk menghindarinya. Salah satu SMA Negeri di So
    Read More
  • 23

    Oct

    Dinamika skripsi

    Semester akhir tiba. Hal pertama yang menjadi tantangan saat semester akhir menyapa adalah SKRIPSI. Inilah pintu terakhir yang harus dilewati untuk bisa menyapa dunia yang sesungguhnya. Yaitu dunia sebagai manusia biasa, bukan lagi MAHAsiswa. Image keren saat mahasiswa akan tanggal secara langsung, dan berganti dengan image baru, yaitu masyarakat pada umumnya, tanpa keistimewaan lagi. Dan ini adalah awal untuk membangun image yang baru. Nha… bisa jadi ini lebih berat. Tapi beratnya cobaan setelah lulus, akan bisa dinikmati setelah seorang mahasiswa bisa melewati tahap skribsi terlebih dahulu. Ini bukan masalah yang gampang. Tapi gampang-gampang sulit katanya. Aku masih dalam tahap awal menyusun skripsi. Aku tahu ini adalah hal terberat. Harus meraba-raba sesuatu yang entah ada atau
    Read More
- Next

Author

Nama saya Ira Puspita, tapi kadang kutulis Ira Pusspita. karena Ira puspita sudah terlalu banyak, jadi bingung kalau ada yang nyari. (kalau ada sih). aku bukan gadis yang pinter. pemikiran juga standar. kepribadian juga low profil. tapi satu hal konyol yang ada diotakku, "ketika suatu saat nanti ada yang mengetik nama ira puspita di gugel, maka yang muncul adalah aku, bukan ira puspita yang lain". entah... aku hanya ingin berbagi apa saja yang bisa kubagi, walau itu mungkin ga penting. hanya sekedar catatan hidup sajaaa, karena kematian adalah kawan terdekat kita.

Search

Recent Post

Home Perihal
na na na na © 2017 All Right Reserved. Platform Blog Lokal Asli Indonesia