Setelah luluspun tetap galau…

Setelah luluspun tetap galau…

14 Feb 2017

Setelah lulus kuliah, mungkin akan ada salah satu teman yang memutuskan untuk menikah dengan segera setelah wisuda diselenggarakan. Hal ini normal bagi mereka yang mungkin sudah pacaran lama, atau calon pacar sudah mapan, atau mungkin juga sudah dijodohkan sama orang tua, atau sudah ada yang mengajak taarufan.

Bagi cewek, menikah adalah hal yang mungkin bisa sambil jalan, karna bagi cewek menikah tentu ga seperti cowok yang kemudian harus berfikir tentang menghidupi pasangan. Ya berfikir tanggung jawab, hanya saja tak seberat laki-laki tentunya. Tapi tentu ga semua cewek ingin menikah sesegera mungkin setelah kata lulus dan ijazah didapat. Mungkin masih ingin memiliki karier, mungkin masih belum kepikiran, belum direstui orang tua, pacar belum siap, mungkin masih kekanak-kanakan, atau kemungkinan tersedih memang belum ada yang ngajak menikah. wkwk

Masa peralihan, tentu menjadi masa yang tidak mudah untuk dilewati. Setelah lulus, tentu akan berusaha untuk segera cari kerjaan, kemudian bagi yang suka bisnis tentu akan mencoba usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada. Semua itu butuh proses, bagi cewek yang panggilan kerja tak kunjung datang dan usaha tak menunjukkan hasil bagus, sedang dirumah juga mulai terasa tak nyaman, mungkin ingin rasanya menikah saja lalu pergi jauh-jauh. Tapi sekali lagi, tidak semua cewek akan seperti itu, lebih banyak cewek yang setelah lulus masih pengen membagi sedikit kebahagiaan mereka untuk keluarga terkhusus orang tua tercinta. Yang bisa dilakukan hanyalah terus berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik dan tersenyum bahagia, karena bahagianya orang tua ada disenyuman kita.

Setelah lulus, jiwa kita benar-benar ditempa untuk menghadapi kehidupan yang sebenarnya. Bagi yang sering galau menghadapi peralihan, tentu disinilah hal paling menguras energi dan perasaan. Bagi mereka yang sudah terbiasa untuk ditunjukkan jalan, maka disinilah kegamangan akan terasa sangat membingungkan. Apalagi jika orang yang biasa menunjukkan jalan sudah mulai melepaskan, karena merasa kita sudah dewasa dan bisa ambil keputusan sendiri, sedang sebenarnya ia sama sekali belum mampu menghadapi kehidupan. Bagi mereka yang sudah terbiasa untuk memutuskan hidupnya sendiri, mungkin lebih bisa fight menghadapi keadaan. Ya seperti itulah. Maka alangkah indahnya ketika kalian dididik oleh orangtua yang membuat kalian selalu memutuskan segalanya sendiri. Kalian akan lebih mudah dalam mengambil tanggung jawab, mengambil keputusan dan memanajemen emosi.

Jobsekeer harus positif thingking, semua perjuangan pasti berujung. 


TAGS jobseeker galau kerja menikah aja paska skripsi


Comment
-

Author

Nama saya Ira Puspita, tapi kadang kutulis Ira Pusspita. karena Ira puspita sudah terlalu banyak, jadi bingung kalau ada yang nyari. (kalau ada sih). aku bukan gadis yang pinter. pemikiran juga standar. kepribadian juga low profil. tapi satu hal konyol yang ada diotakku, "ketika suatu saat nanti ada yang mengetik nama ira puspita di gugel, maka yang muncul adalah aku, bukan ira puspita yang lain". entah... aku hanya ingin berbagi apa saja yang bisa kubagi, walau itu mungkin ga penting. hanya sekedar catatan hidup sajaaa, karena kematian adalah kawan terdekat kita.

Search

Recent Post

Home Perihal
na na na na © 2017 All Right Reserved. Platform Blog Lokal Asli Indonesia