Bangga dan Kecewa Aksi 4Nov

Bangga dan Kecewa Aksi 4Nov

4 Nov 2016

 Jumat pagi, 4 November 2016, hati sudah berdegub kencang. Hari ini hari aksi damai 4Nov. Mendengar adzan jumat membuat hati semakin deg-degan. Channel TV sengaja di pasang di channel TV yang menjadikan Aksi 4Nov menjadi berita utama mereka, tak lupa juga selalu mengamati perkembangan grub WA yang berisi orang-orang hebat itu.

 Keyakinan bahwa islam itu damai sangat mengakar dihati. Namun perasaan akan suasana yang menjadi kacau karena pihak-pihak yang tidak dapat diduga cukup membuat was-was. Doa tak henti-hentinya dipanjatkan supaya aksi damai ini benar-benar damai, mungkin karena telah membaca tentang konspirasi dan himbauan-himbauan bagi peserta aksi untuk selalu waspada membuat otak ini berfikir cukup keras tentang berbagai hal tak terduga yang mungkin muncul. Akhirnya, selesai solat hati ini tenang dan tiba-tiba teringat ayat Allah, Bahwa Allahlah sepandai-pandainya pembuat makar.

 Detik berjalan sejak diumumkan bahwa massa sudah berkumpul di bundaran HI, kegiatannya hanya liat Tv, liat WA, TV lagi, WA lagi, begitu seterusnya, sambil berdoa aksi akan berjalan damai. Jika di permainan saham, hal ini ibarat saham yang beresiko tinggi. Sebagaimana biasanya, resiko tinggi tentu keuntungannya juga tinggi. Jika Aksi ini berjalan damai, akan banyak keuntungan yang didapat umat islam. Akan membuktikan bahwa muslim itu damai. Tak perlu takut sama muslim. Muslim bukan terorris, dst. Tapi jika aksi tidak dapat dikendalikan, karena nilai setitik yang entah datang dari eksternal mana, maka akan banyak dampak buruk yang ditimbulkan. Inilah pertarungan.

 Aksi masih cukup membanggakan, ketika jam menunjukkan pukul 5 dan aksi masih damai. Rombongan solo juga sudah dikabarkan akan pulang. Saat itulah air mata menetes. Haru tak dapat dibendung lagi. Perasaan bahagia. Bangga sama kalian semua. Apalagi ketika ada berita bahwa para peserta aksi juga menyapu dan membersihkan lingkungan aksi. Hati kembali bergetar dan mulai terasa merinding di seluruh badan. Terima kasih Allahku.

 Islam bukanlah terorris, tapi islam sangat toleransi. Toleransi bukanlah diam ketika bagian dari dalam diri kita dihina. Toleransi merupakan sikap untuk membebaskan pemeluk agama lain untuk menjalankan ibadahnya. Agamaku adalah agamaku dan agamamu adalah agamamu. Mari sama-sama menjaga. Jangan mengganggu orang diam. Aksinya orang diam tak bisa dibayangkan.

 Catatan : Walau hati cukup sedih. Bapak Presiden Jokowi yang didatengi malah pergi lewat pintu belakang. Duh… jadi agak malu jadi orang solo. Ini aksi penting. Rakyat banyak yang datang jauh-jauh. Mungkin memuliakan tamu bukan menjadi prioritas Bapak Pres kita. Apalagi ketika melihat perkembangan, ternyata makin malam makin memanas, karena ada peserta aksi yang masih ngotot untuk ketemu Pak Pres. Aku tak membayangkan, Perasaan peserta lain yang sudah balik dengan meninggalkan kesan damai, dirusak oleh peserta yang masih ngotot. Bagaimanapun, waktu yang telah ditetapkan sudah selesai. Kalau belum sesuai keinginan, maka masih ada cara tepat sesuai undang-undang yang bisa dilakukan esok hari.

Hmm…


TAGS 4Nov Aksi 4 November Bangga Kecewa toleransi


-

Author

Nama saya Ira Puspita, tapi kadang kutulis Ira Pusspita. karena Ira puspita sudah terlalu banyak, jadi bingung kalau ada yang nyari. (kalau ada sih). aku bukan gadis yang pinter. pemikiran juga standar. kepribadian juga low profil. tapi satu hal konyol yang ada diotakku, "ketika suatu saat nanti ada yang mengetik nama ira puspita di gugel, maka yang muncul adalah aku, bukan ira puspita yang lain". entah... aku hanya ingin berbagi apa saja yang bisa kubagi, walau itu mungkin ga penting. hanya sekedar catatan hidup sajaaa, karena kematian adalah kawan terdekat kita.

Search

Recent Post

Home Perihal
na na na na © 2017 All Right Reserved. Platform Blog Lokal Asli Indonesia